Kehadiran teknologi internet telah
benar-benar mengubah wajah dunia. Beberapa dekade lalu, ketika internet belum
lahir atau masih menjadi makhluk asing bagi sebagian besar penduduk bumi,
membicangkan bagaimana manusia dapat saling terhubung tanpa harus saling
bertemu muka, selalu menjadi hal yang mengerikan.
Saat ini, situs web, blog, atau sosial
media yang memuat konten dakwah sangat banyak. Hal ini tentu saja sangat
bermanfaat. Dengan dakwah online ini, umat Islam bisa lebih mudah untuk
memperdalam pemahaman ilmu tentang ajaran Islam. Umat Islam bisa mendapatkan
beragam topik bahasan hanya dengan mencarinya melalui mesin pencarian.
Dakwah online memudahkan umat Islam mendapatkan jawaban atas
masalah yang mereka hadapi. Misalnya, ketika ada orang yang belum mengerti
hukum suatu persoalan atau masih ragu, ia dapat mencari dalilnya melalui
internet sehingga dapat mengambil tindakan yang benar.
Contohnya, seseorang belum tahu atau masih ragu mengenai
kehalalan suatu jenis makanan, ia dapat mencari referensi di internet.
Manfaat lain dakwah secara online via internet yang tidak
kalah penting adalah mampu menjalin ukhuwah yang kukuh di kalangan umat Islam
dari seluruh dunia. Media dakwah online dapat membuat umat Islam saling
terhubung. Informasi dari media dakwah online juga sangat efektif untuk
menumbuhkan solidaritas di kalangan umat Islam.
Manfaat media internet untuk kegiatan dakwah memang tidak
terbatas. Kita dapat menjadi bagian dari gerakan dakwa online ini dengan
membagikan ilmu dan pengalaman kita yang tentu juga bermanfaat untuk
saudara-saudara kita sesama muslim. Atau, kita dapat menjadikan diri kita
muslim yang lebih baik dengan menambah ilmu agama melalui internet dan
mengamalkannya.
Dari penjelasan diatas itu adalah sebagian dari sebuah
manfaat postif dari mendia online itu sendiri dimana fasilitasnya dijadikan
media dkwah yang praktis untuk sekedar menyejukan hati dengan lantunan dan
penjelasan ayat suci al quran. Jika di tinjau dari sudut masa kini memang sudah
berbanding terbalik ketika media online dimanfaatkan untuk kepentingan
kejahatan.
Memang media online mempunyai sebuah multifungsi dimana
kelebihannya bisa kita nikmati dengan cepat dan serba instant, ketika media
online sebagai media dakwah dari sisi positif tetapi sekarang dengan maraknya
masalah asusila menjadikan media online sebagai momok yang sangat menakutkan. Seperti
contoh dewasa ini yang sangat marak yaitu Prostitusi Online, Prostitusi online
dimulai ketika sebuah transaksi secara langsung sudah menjadikan hal yang sudah
biasa maka media online menjadikan sebuah hal baru ketika disuguhkan foto dan
harga sebanding maka para lelaki hidung belang bisa mendapatkan apa yang di mau
maka dari sisi negatif inilah yang sangat berbahaya yang marak di dunia maya.
Maka dengan semua itu ada sebuah tips untuk para penguna
sosial media dimanapun untuk bisa selalu mengantisipasi semuanya agar tidak
terjerumus pada kejahtan di sosial media.
1. Sebaiknya punya batasan Interaksi, hal ini lebih khusus
untuk interaksi orang yang baru. Di Social Media secara umum kita ingin
mengenal orang baru untuk menambah pertemanan kita, namun perlu ada batasan
interaksi. Jangan sampai terlalu mendalam apalagi membuat hubungan khusus pada
orang yang belum kita temui atau kenal secara langsung.
Bila interaksi di dunia nyata seperti biasa saja masih ada
Penipuan lalau bagaimana dengan interaksi di dunia online yang kita mungkin tak
mengenalnya bahkan tak bisa langsung berinteraksi face to face.
2. Lihat Aktivitas Sebelumnya. Social Media memungkinkan
kita bebas memilih teman bahkan cepat berinteraksi dengan siapa saja. Nah, jika
termasuk orang yang suka berinteraksi dengan orang atau mungkin suka membeli
barang via online selayaknya dapat melihat aktivitas yang dilakukan orang yang
berinteraksi dengan kita.
Pun demikian sebelum membeli Online selayaknya melihat
aktivitas yang dilakukan penjual online ini di Social Media, lihat umur akunnya
dibuat juga cukup penting karen apenipuan Online via Social Media lebih mudah
karen alangsung menyasar ke Pembeli, hal ini tentu berbeda jika via website
yang harus berjuang untuk menjadi Nomer 1 di Mesin pencarian dengan cara SEO
(Search Engine Optimization).
3. Hindari terlalu Pamer. Jika di dunia nyata orang yang
suka pamer harta seperti perhiasannya akan cukup riskan dicopet di tempat umum,
maka jika di dunia online pun bisajadi hal demikian berlaku. Para penipu
mengincar mereka yang suka pamer harta kakayaannya seperti perhiasan, mobil dan
lain sebagainya yang mengandung kecemburuan sosial.
4. Berhati-hati saat terjadi pertemuan. Beberapa waktu
belakangan ada pemberitaan yang mengabarkan sebagian orang yang merasa tertipu
sejumlah uang hingga diperkosa setelah adanya pertemuan yang awalnya kenal via
Online. Oleh karenanya jika memang dirasa perlu ada pertemuan dengan sahabat
baru di dunia online sebaiknya di tempat yang ramai dan alngkah lebih baik lagi
bersama sahabat kita yang kita kenal baik untuk bertemu.
5. Hindari Ngobrol berlebihan. Ngobrol di dunia online pada
sahabat baru sebaiknya sewajarnya saja, jika terlalu vulgar bisa jadi
mengakibatkan hal yang kurang baik seperti ketergantungan padanya dan rahasia
kita yang tersebarluaskan.
Dari kelima tips diatas bisa sedikit membantu akan bisa
mengantisipasi terjadinya kejahatan di media sosial, maka dari itu himbauan
selalu diperhatikan supaya kita umat islam tidak terjerumus oleh tipu daya
rayuan setan.
Memang ketika media online sebagai multi fungsi ketika
dijadikan media dakwah tetapi disisi lain media online bisa dijadikan sebagai
fasilitas prostitusi online yang kini marak diindonesia sendiri dengan para
artis sebagai alat pemuasnya maka astagfirullah!!!! Ini sangat lah membuat kita
merinding.
Semoga kita selalu diberikan jalan oleh allah untuk tidak
sampai terjerumus dan masuk pada rayuan setan yang terkutuk, supaya kita selalu
bisa mengamalkan dan mendakwahkan ajaran islam dengan fenomena dan jaman yang
serba canggih seperti sekarang.
sumber:
http://teknologi.kompasiana.com/internet/2013/04/22/tips-menghindari-kejahatan-online-553676.html






Tidak ada komentar:
Posting Komentar