Pengaruh Teknologi Komunikasi Dalam Dunia Jurnalistik

 on Rabu, 20 Mei 2015  

ridwan ali mumin

Oleh: ridwan ali mumin

Jurnanalisme berasal dari kata journal yang artinya catatan harian. Jurnalisme adalah kegiatan yang meliputi pembuatan berita setiap. Jurnalisme mencatat, memproses, dan menyajikan informasi yang terjadi dalam kehidupan setiap harinya. Jika diperhatikan, kegiatan jurnalisme sudah ada sejak lama, contohnya saja seperti jejak ilmu oleh orang-orang hebat seperti Aristoteles, Plato, dan penemu lainnya yang ilmu nya dapat kita pelajari sampai sekarang,  para kerabat ataupun orang-orang hebat menuliskan apa yang mereka dapatkan pada saat itu untuk disebarluaskan kedalam masyarakat. hal ini membuktikan bahwa kegiatan jurnalisme sudah berlangsung lama.


Jurnalistik bisa dikatakan sebagai penyiapan, penelusuran, penulisan dan penyebaran berita atau informasi kepada khalayak. Perkembangan teknologi sangat berpengaruh pada dunia jurnalistik. Pada zaman sebelum teknologi berkembnag pesat seperti sekarang ini, jurnalistik hanya dikenal sebagai kegiatan publikasi secara cetak seperti Koran, surat, majalah dan lain sebaginya. Hal ini dikarenakan karena minimnya teknologi yang dapat digunakan dalam bidang jurnalistik, teknologi yang berkembang pada masa itu masih manual dan konvensional. Namun seiring berkembangnya teknologi yang merujuk kepada teknologi elektronik,  dunia jurnalistik mulai merambah dan meluas ke media elektronik seperti tv dan radio. 


Dengan berkembangnya teknologi, era ini sangat erat kaitannya dengan internet. internet menjadi media yang tidak bisa dilepaskan dari kegiaatan industry. Dalam kegiatan jurnalisme, saat jurnalisme masih mengandalkan media cetak dan media elektronik, hanya jurnalisme profesionalah yangbisa menyebarkan informasi kepada masyarakat, karenamereka dianggap telah memiliki kaedah-kaedah  jurnalisme dalam mencari, memproses, dan menyebarkan informasi. Namun di zaman ini, apalagi dengan didorong kemajuan teknologi internet, setiap orang bisa membuat informasi atau menyebarkan informasi kepada masarakat tanpa memperhatikan latarbelakang atau pendidikan orang yang menyebarkan informasi tersebut. Internet juga membuat aliran informasi menjadi lebih cepat dan luas karena internet diakses di hampir seluruh dunia dan informasi yang masuk dan keluar dari internet berjalan begitu cepat setiap harinya. Internet menghapuskan batasan jarak dan waktu dalam penyebaran informasi.


Dalam kaitan antara jurnalisme dan internet, ada dua sisi positive dan sisi negative. Sisi positive dari penggunaan internet dalam jurnalisme adalah berita atau informasi yang disampaikan bisa begitu cepat di siarkan dalam masyarakat, karena hampir semua masyarakat menggunakan internet sebagai tempat mencari informasi. Internet juga mampu memberikan kecepatan informasi dan bebas biaya, membuat akses untuk mencari informasi. Sehingga tidak menutup kemungkinan bahwa peningkatan pengaksesan informasi melalui internet akan terjadi. Sisi negative dari jurnalisme online ialah berita yang diunduk ke dalam internet kesempatan untuk di duplikasi oleh pihak lain sangatlah mungkin. Duplikasi informasi dari situs aslinya dipindahkan ke situs lain ialah salah satu plagiarism, dan membuat informasi yang ditampilkan bisa diragukan kebenarannya. Media konvensional dituntut untuk berkonvergensi dengan media baru agar dapat memuaskan pelanggan atau masyarakat. contoh media konvensional berkonvergensi yaitu salam satu perusahaan Koran cetak, Kompas, sudah membuat media onlinenya berbentuk kompas online yang bisa diakses dimanapun dan kapanpun.



Berbagai manfaatpun sangat berperan dalam media online yang termasuk dalam kecanggihan teknologi dalam komunikasi. Karakter jurnalisme online sebagaimana tergambar dalam karakter media online antara lain kecepatan penyajian, real time langsung dipublikasikan pada saat kejadian sedang berlangsung, interaktif, dan diperkaya dengan link atau tautan kepada informasi terkait. Secara teknis, penulisan jurnalisme online sama saja dengan jurnalisme cetak. Demikian juga kaidah dan kode etik jurnalistiknya.


Yang berbeda hanya soal cara penyajian atau proses publikasinya. Proses penulisan berita, misalnya, diawali dengan pengumpulan data ,penulisan, editing, dan publishing. Jenis tulisan media online sama dengan jenis tulisan karya jurnalistik pada umumnya, yakni news, views, dan feature (paduan news & news).

sumber: 

 Sumadiria, AS Haris bahasa jurnalistik, pengantar jurnalistik.
Tribuana Said, 1988, Sejarah Pers Nasional dan Pembangunan Pers Pancasila, CV Haji Masagung, Jakarta.
http://adiprakosa.blogspot.com/



Pengaruh Teknologi Komunikasi Dalam Dunia Jurnalistik 4.5 5 Uba uba Rabu, 20 Mei 2015 Oleh: ridwan ali mumin Jurnanalisme berasal dari kata journal yang artinya catatan harian. Jurnalisme adalah kegiatan yang meliputi pe...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
J-Theme