Oleh: ridwan ali mumin
Jurnanalisme
berasal dari kata journal yang artinya catatan harian. Jurnalisme adalah
kegiatan yang meliputi pembuatan berita setiap. Jurnalisme mencatat, memproses,
dan menyajikan informasi yang terjadi dalam kehidupan setiap harinya. Jika
diperhatikan, kegiatan jurnalisme sudah ada sejak lama, contohnya saja seperti
jejak ilmu oleh orang-orang hebat seperti Aristoteles, Plato, dan penemu
lainnya yang ilmu nya dapat kita pelajari sampai sekarang, para kerabat ataupun orang-orang hebat
menuliskan apa yang mereka dapatkan pada saat itu untuk disebarluaskan kedalam
masyarakat. hal ini membuktikan bahwa kegiatan jurnalisme sudah berlangsung
lama.
Jurnalistik
bisa dikatakan sebagai penyiapan, penelusuran, penulisan dan penyebaran berita
atau informasi kepada khalayak. Perkembangan teknologi sangat berpengaruh pada
dunia jurnalistik. Pada zaman sebelum teknologi berkembnag pesat seperti
sekarang ini, jurnalistik hanya dikenal sebagai kegiatan publikasi secara cetak
seperti Koran, surat, majalah dan lain sebaginya. Hal ini dikarenakan karena
minimnya teknologi yang dapat digunakan dalam bidang jurnalistik, teknologi
yang berkembang pada masa itu masih manual dan konvensional. Namun seiring
berkembangnya teknologi yang merujuk kepada teknologi elektronik, dunia jurnalistik mulai merambah dan meluas
ke media elektronik seperti tv dan radio.
Dengan
berkembangnya teknologi, era ini sangat erat kaitannya dengan internet.
internet menjadi media yang tidak bisa dilepaskan dari kegiaatan industry.
Dalam kegiatan jurnalisme, saat jurnalisme masih mengandalkan media cetak dan
media elektronik, hanya jurnalisme profesionalah yangbisa menyebarkan informasi
kepada masyarakat, karenamereka dianggap telah memiliki kaedah-kaedah jurnalisme dalam mencari, memproses, dan
menyebarkan informasi. Namun di zaman ini, apalagi dengan didorong kemajuan
teknologi internet, setiap orang bisa membuat informasi atau menyebarkan
informasi kepada masarakat tanpa memperhatikan latarbelakang atau pendidikan
orang yang menyebarkan informasi tersebut. Internet juga membuat aliran
informasi menjadi lebih cepat dan luas karena internet diakses di hampir
seluruh dunia dan informasi yang masuk dan keluar dari internet berjalan begitu
cepat setiap harinya. Internet menghapuskan batasan jarak dan waktu dalam
penyebaran informasi.
Dalam kaitan
antara jurnalisme dan internet, ada dua sisi positive dan sisi negative. Sisi
positive dari penggunaan internet dalam jurnalisme adalah berita atau informasi
yang disampaikan bisa begitu cepat di siarkan dalam masyarakat, karena hampir
semua masyarakat menggunakan internet sebagai tempat mencari informasi.
Internet juga mampu memberikan kecepatan informasi dan bebas biaya, membuat
akses untuk mencari informasi. Sehingga tidak menutup kemungkinan bahwa
peningkatan pengaksesan informasi melalui internet akan terjadi. Sisi negative
dari jurnalisme online ialah berita yang diunduk ke dalam internet kesempatan
untuk di duplikasi oleh pihak lain sangatlah mungkin. Duplikasi informasi dari
situs aslinya dipindahkan ke situs lain ialah salah satu plagiarism, dan
membuat informasi yang ditampilkan bisa diragukan kebenarannya. Media
konvensional dituntut untuk berkonvergensi dengan media baru agar dapat
memuaskan pelanggan atau masyarakat. contoh media konvensional berkonvergensi yaitu
salam satu perusahaan Koran cetak, Kompas, sudah membuat media onlinenya
berbentuk kompas online yang bisa diakses dimanapun dan kapanpun.
Berbagai manfaatpun
sangat berperan dalam media online yang termasuk dalam kecanggihan teknologi
dalam komunikasi. Karakter jurnalisme online sebagaimana tergambar dalam
karakter media online antara lain kecepatan penyajian, real time langsung
dipublikasikan pada saat kejadian sedang berlangsung, interaktif, dan diperkaya
dengan link atau tautan kepada informasi terkait. Secara teknis, penulisan
jurnalisme online sama saja dengan jurnalisme cetak. Demikian juga kaidah dan
kode etik jurnalistiknya.
Yang berbeda
hanya soal cara penyajian atau proses publikasinya. Proses penulisan berita,
misalnya, diawali dengan pengumpulan data ,penulisan, editing, dan publishing.
Jenis tulisan media online sama dengan jenis tulisan karya jurnalistik pada
umumnya, yakni news, views, dan feature (paduan news & news).
sumber:
Sumadiria, AS Haris bahasa jurnalistik, pengantar jurnalistik.
Tribuana Said, 1988, Sejarah Pers Nasional dan Pembangunan Pers Pancasila, CV Haji Masagung, Jakarta.
http://adiprakosa.blogspot.com/






Tidak ada komentar:
Posting Komentar